5 Aplikasi Perekam Layar Android Gratis Terbaik

5 Aplikasi Perekam Layar Android Gratis Terbaik
Konten Halaman

Pengin bikin video tutorial, rekam gameplay Mobile Legends, atau simpan video call penting? Kamu butuh aplikasi perekam layar Android yang bagus. Kabar baiknya, banyak aplikasi perekam layar Android gratis yang kualitasnya nggak kalah dari yang berbayar — asal tahu cara milihnya. Yang penting diperhatikan: ada nggaknya watermark, batas durasi rekaman, dan dukungan audio internal.

Berikut 5 aplikasi perekam layar Android gratis terbaik yang layak kamu coba.

1. AZ Screen Recorder — Jawara Serba Bisa

AZ Screen Recorder udah jadi rekomendasi wajib di komunitas Android bertahun-tahun, dan alasannya jelas: versi gratisnya merekam sampai 1080p 60fps tanpa watermark, tanpa batas waktu, tanpa login. Ada fitur facecam (wajah kamu muncul di pojok layar), tombol ajaib yang melayang biar gampang mulai dan berhenti merekam, plus editor video bawaan buat trim dan gabung klip.

Kekurangannya? Ada iklan, dan fitur premium (kayak rekam 4K dan ekspor GIF) dikunci di balik pembelian dalam aplikasi. Tapi buat kebutuhan harian, versi gratisnya udah lebih dari cukup.

2. XRecorder — Ringan dan Simpel (Buatan InShot)

Kalau AZ terasa berat di HP kamu, coba XRecorder dari InShot Inc. Aplikasi ini ringan, tampilannya simpel, dan tetap tanpa watermark serta tanpa batas durasi di versi gratis. Mendukung rekam sampai 1080p 60fps, audio internal (Android 10 ke atas), facecam, dan ada editor video buat potong, gabung, kasih musik, sampai atur kecepatan video.

Minusnya: ada iklan dan beberapa fitur dikunci versi Pro. Tapi buat HP kentang, XRecorder ini juara soal kecepatan.

3. Mobizen Screen Recorder — Buat yang Suka Edit di HP

Mobizen cocok buat kamu yang pengin langsung edit video di HP setelah merekam. Editornya lebih lengkap dibanding dua aplikasi di atas. Versi gratisnya juga tanpa batas waktu rekaman, dan watermark-nya bisa dimatikan (opsional). Mendukung audio internal di Android 10 ke atas dan facecam.

Kekurangannya sama kayak yang lain: ada iklan. Tapi kalau kamu kreator konten yang males pindah-pindah aplikasi buat edit, Mobizen patut dicoba.

4. Perekam Layar Bawaan HP — Tanpa Install, Tanpa Iklan

Bre, jangan lupa: kebanyakan HP Android keluaran baru (Xiaomi, Samsung, OPPO, Vivo) udah punya perekam layar bawaan! Biasanya ada di Quick Settings (panel notifikasi) — tinggal geser panel ke bawah dan cari ikon “Perekam Layar” atau “Screen Recorder”.

Kelebihannya jelas: tanpa install aplikasi, tanpa iklan, tanpa watermark, dan hemat memori. Kekurangannya: fiturnya basic — biasanya cuma bisa atur resolusi dan sumber audio, nggak ada editor atau facecam secanggih aplikasi pihak ketiga. Tapi buat rekam cepat, ini pilihan paling praktis.

5. ADV Screen Recorder — Buat yang Suka Oprek Pengaturan

ADV Screen Recorder cocok buat kamu yang suka ngatur-ngatur: bisa atur bitrate manual, pakai dua mesin rekam (default dan lanjutan), gambar di layar saat merekam, dan tulis teks. Gratis, tanpa watermark, iklan minim, tanpa batas waktu, dan mendukung audio internal di Android 10 ke atas.

Kekurangannya: tampilannya kurang modern dan editornya basic. Tapi kalau kamu tipe yang pengin kontrol penuh atas kualitas rekaman, ADV ini juaranya.

Tabel Perbandingan Singkat

AplikasiWatermark (gratis)Batas WaktuAudio InternalEditor
AZ Screen RecorderTidakTidak adaYa (Android 10+)Ya
XRecorderTidakTidak adaYa (Android 10+)Ya
MobizenOpsionalTidak adaYa (Android 10+)Ya, lengkap
Bawaan HPTidakTidak adaYaTidak
ADV Screen RecorderTidakTidak adaYa (Android 10+)Basic

Tips Sebelum Merekam

  • Audio internal (suara dari HP, bukan dari mic) cuma bisa di Android 10 ke atas — ini batasan sistem Android, bukan aplikasinya.
  • Lakukan rekaman tes 10 detik dulu buat cek suara dan kualitas gambar.
  • Rekaman 1080p 60fps makan memori besar — pastikan ruang penyimpanan cukup.
  • Aktifkan mode “Jangan Ganggu” biar notifikasi nggak nongol di tengah rekaman.

Jadi, aplikasi perekam layar Android mana yang paling cocok buat kamu? Kalau mau yang paling aman dan lengkap, mulai dari AZ Screen Recorder. Kalau HP-nya pas-pasan, XRecorder lebih enteng. Dan kalau cuma butuh tangkapan gambar statis, mending pakai cara screenshot panjang di Android aja — lebih hemat memori.