Jadwal Otomatis Hermes Agent? Begini Cara Atur Cron

Jadwal Otomatis Hermes Agent? Begini Cara Atur Cron
Konten Halaman

Cron Hermes bukan backup

Fitur cron Hermes Agent adalah scheduler untuk menjalankan prompt pada waktu tertentu. Ia cocok untuk briefing pagi, pemeriksaan server, atau ringkasan berita berkala. Cron bukan fitur backup-restore konfigurasi. Backup menyimpan keadaan agar dapat dipulihkan, sedangkan cron menyimpan pekerjaan yang akan dijalankan.

Jadwal tetap bergantung pada gateway atau proses Hermes yang menjalankan scheduler. Jika layanan berhenti, pekerjaan mungkin menunggu sampai scheduler aktif kembali (perilaku ini bisa berbeda menurut versi dan konfigurasinya).

Hal terpenting adalah menulis prompt self-contained. Sesi cron berjalan sebagai sesi agen baru, sehingga jangan mengandalkan ingatan percakapan sebelumnya. Sebutkan sumber atau alat yang boleh dipakai, rentang waktu, format jawaban, kriteria gagal, dan tujuan pengiriman hasil.

Membuat dan mengelola jadwal

/cron add dan pengiriman hasil

Di chat, gunakan /cron add dengan jadwal dan prompt. Contohnya, /cron add "every day at 07:00" "Buat briefing pagi: ringkas agenda hari ini, tiga prioritas, dan risiko. Kirim hasil ke chat ini." Jadwal dapat berupa waktu relatif, interval, ekspresi cron, atau waktu ISO sesuai versi yang dipakai. Variasi penulisan jadwal dan cara menentukan tujuan pengiriman mungkin berbeda antarversi, jadi cocokkan dengan bantuan Hermes Anda.

Nyatakan cara mengirim hasil langsung di prompt, misalnya “kirim ringkasan ke chat ini” atau sebut tujuan yang tersedia pada instalasi Anda. Contoh lain: “Setiap 30 menit, cek status server rumah, laporkan hanya jika layanan gagal, sertakan waktu pemeriksaan.” Untuk berita, tulis “Setiap pukul 18.00, rangkum berita AI hari ini dari sumber yang dapat diverifikasi, pisahkan fakta dan ketidakpastian, lalu kirim ke Telegram.”

List, pause, resume, edit, remove

Gunakan /cron list untuk melihat pekerjaan, ID, status, dan jadwal berikutnya. /cron pause <job_id> menahan pekerjaan tanpa menghapusnya. /cron resume <job_id> mengaktifkannya lagi. /cron edit <job_id> mengubah jadwal, prompt, atau pengaturan terkait. /cron remove <job_id> menghapus pekerjaan. Sintaks detail, bentuk ID, dan opsi pengiriman dapat berubah pada rilis tertentu.

Uji sebelum menunggu

Pakai /cron run <job_id> untuk memicu pekerjaan sebagai uji. Periksa apakah prompt menghasilkan jawaban yang diinginkan dan apakah hasil sampai ke tujuan. Jika pemeriksaan server terlalu panjang, minta format ringkas dan batas waktu yang jelas. Jika briefing berisi data pribadi, batasi tujuan pengiriman.

Simpan prompt yang penting di catatan terpisah. Dengan begitu, saat mengedit atau memulihkan konfigurasi, Anda tidak bergantung pada satu percakapan. Untuk urusan penyimpanan konfigurasi, baca cara backup restore konfigurasi Hermes Agent. Cron tetap perlu diuji setelah restore karena kredensial, skill, dan tujuan chat mungkin berubah.

Mulailah dari satu pekerjaan sederhana. Setelah hasil dan pengiriman konsisten, buat jadwal lain dengan nama yang mudah dikenali. Cara ini mengurangi risiko notifikasi ganda atau prompt yang saling tumpang tindih.