Cara Backup Restore Konfigurasi Hermes Agent

Cara Backup Restore Konfigurasi Hermes Agent
Konten Halaman

Backup konfigurasi Hermes Agent sebaiknya disiapkan sebelum pindah perangkat, memasang ulang sistem, atau mengubah struktur penyimpanan. Tujuannya adalah pencegahan dan migrasi, bukan memperbaiki error yang sedang terjadi. Dengan arsip yang tertata, Anda dapat memindahkan pengaturan penting tanpa mengandalkan ingatan atau menyalin folder secara acak.

Pahami apa yang perlu dicadangkan

Konfigurasi biasanya mencakup folder config, file .env, skills, plugins, sessions, cron, memories, dan profiles. Isinya dapat berbeda menurut versi, metode instalasi, serta kebiasaan pemakaian. Sebelum membuat arsip, periksa lokasi data yang dipakai oleh instalasi Anda dan pastikan tidak ada folder penting yang berada di lokasi lain.

File .env dan data sesi dapat memuat informasi sensitif. Perlakukan arsip seperti password: batasi izin file, jangan mengunggahnya ke tempat publik, dan jangan menaruhnya di repositori tanpa perlindungan yang sesuai. Untuk backup jangka panjang, pertimbangkan penyimpanan terenkripsi dan salinan offline yang aman.

Gunakan perintah backup dengan hati-hati

Dokumentasi resmi saat ini menyebut hermes backup membuat arsip ZIP di lokasi seperti ~/hermes-backup-<timestamp>.zip, mencakup data root Hermes seperti konfigurasi, kredensial, memori, skills, sesi, dan profil. Cakupan cron, plugin, file .env, serta pengecualian teknis dapat bergantung versi dan instalasi; periksa isi arsip serta laporan file yang dilewati. Sebelum menjalankan, cocokkan perintah dengan hermes --help dan dokumentasi versi yang terpasang.

Setelah proses selesai, catat nama arsip, tanggal, versi Hermes Agent, sistem operasi, serta lokasi konfigurasi. Periksa isi arsip tanpa membocorkan rahasia. Idealnya, lakukan uji pemulihan ke direktori atau perangkat pengujian, bukan langsung menimpa lingkungan kerja.

Restore atau import di perangkat baru

Siapkan Hermes Agent pada perangkat baru dengan versi yang sesuai atau versi yang dinyatakan kompatibel oleh dokumentasi. Pindahkan arsip melalui saluran aman, lalu gunakan hermes import sesuai petunjuk resmi. Periksa prasyarat, izin folder, dan urutan inisialisasi sebelum mengimpor. Jangan menghapus konfigurasi lama sampai Anda memastikan profil dan data penting telah terbaca.

API key mungkin perlu dimasukkan atau disalin ulang secara manual. Jangan menganggap semua credential akan pulih otomatis. Setelah import, periksa permission file, integrasi plugin, jadwal cron, sesi, serta memories secara bertahap. Uji dengan tugas sederhana sebelum mengaktifkan pekerjaan terjadwal.

Alternatif per-profile

Jika hanya ingin memindahkan satu lingkungan kerja, gunakan hermes profile export untuk ekspor per-profile sesuai sintaks versi yang terpasang. Berbeda dari backup penuh, ekspor profil untuk dibagikan dapat menghapus credential/API key demi keamanan, sehingga Anda mungkin perlu autentikasi ulang atau mengisi key pada perangkat baru. Gunakan cara ini bila kebutuhan migrasi memang terbatas, lalu dokumentasikan profil yang diekspor dan dependensinya.

Panduan terkait penanganan masalah pemula tersedia di cara mengatasi error Hermes Agent untuk pemula. Artikel itu bukan pengganti dokumentasi backup, jadi tetap prioritaskan catatan rilis dan dokumentasi resmi proyek.

Checklist setelah migrasi

Pastikan arsip dapat dibaca, rahasia tersimpan aman, versi dicatat, dan perangkat baru memiliki ruang serta izin yang cukup. Verifikasi satu per satu config, skills, plugins, sessions, cron, memories, dan profiles. Jadwalkan backup berkala sesuai perubahan data, tetapi jangan menyimpan satu-satunya salinan di perangkat yang sama.