Cara Membersihkan File Sampah Windows

Drive C yang penuh bisa membuat Windows kesulitan memasang pembaruan, menyimpan file sementara, atau menjalankan aplikasi dengan nyaman. Kondisi ini berbeda dari masalah “Disk 100%”. Disk 100% berarti aktivitas baca-tulis sedang maksimal, sedangkan artikel ini membahas ruang penyimpanan yang hampir habis.
Sebelum menghapus apa pun, buka File Explorer, pilih This PC, lalu periksa sisa ruang pada drive C. Jangan langsung menghapus folder sistem secara manual. Gunakan alat bawaan Windows dan tinjau kategori file agar dokumen penting tidak ikut terhapus.
Jalankan Disk Cleanup
Tekan tombol Windows, ketik Disk Cleanup, lalu buka aplikasinya. Pilih drive C dan tunggu Windows menghitung data yang dapat dibersihkan. Centang kategori yang memang tidak diperlukan, misalnya file sementara, thumbnail, dan isi Recycle Bin.
Jika tersedia, pilih Clean up system files untuk menampilkan file sistem tambahan. Periksa kembali daftar sebelum menekan OK. Hati-hati pada opsi seperti instalasi Windows sebelumnya. Menghapusnya dapat menghilangkan kemampuan untuk kembali ke versi Windows sebelumnya.
Windows 11 juga menyediakan Settings > System > Storage > Cleanup recommendations. Di sana, Windows mengelompokkan file sementara, file besar, aplikasi yang tidak dipakai, serta file yang tersinkronisasi ke cloud. Pilih hanya kategori yang sudah dipahami.
Bersihkan folder Temp dengan aman
Tekan Windows + R, ketik %temp%, lalu tekan Enter. Pilih file yang ingin dihapus dengan Ctrl + A, kemudian tekan Delete. Bila ada file yang sedang digunakan, Windows mungkin menolak penghapusan. Pilih Skip; jangan memaksa menghapusnya.
Anda juga dapat memeriksa folder C:\Windows\Temp, tetapi lakukan dengan lebih hati-hati dan gunakan hak administrator hanya jika Windows memintanya. Folder Temp dapat kembali terisi karena aplikasi memang menggunakannya untuk pekerjaan sementara. Jadi, membersihkannya bukan pengganti pemeriksaan penyebab utama.
Jika folder Temp cepat penuh lagi, periksa aplikasi yang baru dipasang atau jalankan pemindaian keamanan. Pada kasus tertentu, Microsoft menyarankan pemeriksaan Microsoft Store dan Windows Update, bukan sekadar menghapus isi Temp berulang-ulang.
Kurangi beban dari aplikasi dan file pribadi
Buka Settings > Apps > Installed apps, urutkan aplikasi berdasarkan ukuran, lalu hapus program yang benar-benar tidak digunakan. Jangan mencopot driver, komponen Microsoft, atau aplikasi yang tidak dikenal tanpa riset.
Video, foto, dan folder Unduhan sering menjadi penyebab terbesar. Pindahkan file yang masih diperlukan ke drive lain, USB, atau kartu SD setelah memastikan salinannya dapat dibuka. Windows juga menyediakan Settings > System > Storage > Advanced storage settings > Where new content is saved untuk menentukan drive penyimpanan baru.
Kosongkan Recycle Bin
File yang dihapus belum tentu langsung membebaskan ruang. Klik kanan Recycle Bin, tinjau isinya, lalu pilih Empty Recycle Bin jika yakin tidak ada yang perlu dipulihkan. Setelah itu, restart komputer dan periksa kembali ruang drive C.
Untuk panduan terkait gejala pemakaian disk, sahabat dapat membaca cara mengatasi disk 100 Windows lemot. Bedakan pemakaian disk tinggi dari kapasitas penyimpanan yang penuh.