Cara Pasang AdGuard Home di STB Armbian

STB bekas yang menjalankan Armbian dapat dimanfaatkan menjadi server DNS rumahan. Salah satu pilihan yang populer adalah AdGuard Home. Setelah dikonfigurasi, perangkat di rumah dapat memakai STB sebagai pintu DNS sehingga permintaan ke banyak domain iklan dan pelacak dapat diblokir berdasarkan aturan yang dipilih.
Artikel ini cocok sebagai kelanjutan seri tentang Pi-hole, CasaOS, Docker, Jellyfin, dan Nextcloud. Fokusnya bukan mengejar konfigurasi paling rumit, melainkan memahami alur dan syarat supaya pemasangan tidak mengganggu jaringan rumah.
Siapkan STB dan jaringan
Pastikan STB kompatibel dengan Armbian, dapat menyala stabil, dan terhubung ke jaringan melalui Ethernet jika memungkinkan. Siapkan media penyimpanan yang sehat, akses administrator, serta alamat IP lokal yang tetap. IP tetap penting karena router akan mengirim permintaan DNS ke alamat STB. Jika alamat berubah, perangkat rumah dapat kehilangan resolusi nama.
Pilih salah satu cara membuat IP tetap: reservasi DHCP di router atau konfigurasi jaringan pada Armbian. Detail menu berbeda menurut router dan versi Armbian. Catat alamat IP, gateway, serta DNS cadangan sebelum mengubah apa pun.
Pilih jalur instalasi yang sesuai
AdGuard Home menyediakan jalur instalasi untuk beberapa sistem dan arsitektur. STB ARM perlu memakai paket atau metode yang benar untuk arsitekturnya. Jangan menyalin command dari forum secara membabi buta. Periksa dokumentasi resmi AdGuard Home dan rilis Armbian, lalu cocokkan arsitektur, izin, port, serta cara menjalankan layanan. Jika instruksi yang Anda temukan berbeda dengan versi terbaru, ikuti dokumentasi versi yang sedang digunakan.
Anda dapat menjalankannya sebagai layanan langsung di Armbian atau melalui container bila lingkungan Anda sudah dikelola dengan Docker. Pilih satu jalur dahulu agar port dan pembaruan tidak saling bertabrakan.
Buka dashboard dan atur DNS
Setelah layanan aktif, buka alamat dashboard dari komputer di jaringan yang sama menggunakan alamat IP STB dan port yang ditunjukkan dokumentasi. Buat akun administrator, pilih antarmuka jaringan yang benar, lalu atur upstream DNS sesuai kebutuhan. Simpan perubahan dan uji resolusi nama sebelum mengubah seluruh jaringan.
Berikutnya, ubah pengaturan DHCP atau DNS pada router agar klien menerima IP STB sebagai server DNS. Cara ini membuat ponsel, laptop, dan perangkat lain mengikuti konfigurasi secara otomatis. Sebagian perangkat mungkin masih memakai DNS lama sampai koneksi diperbarui atau perangkat dimulai ulang.
Manfaat dan batasannya
Dashboard AdGuard Home menampilkan statistik permintaan, domain yang diblokir, serta perangkat yang mengirim kueri. AdGuard Home menyediakan fitur seperti parental control serta server DoH/DoT jika dikonfigurasi dengan benar. Pi-hole dapat dipasangkan dengan komponen tambahan untuk enkripsi DNS, sehingga alur setup dan kendalinya berbeda. Fitur yang aktif dan hasil pemblokiran tetap bergantung pada konfigurasi, daftar filter, aplikasi, serta router. Pemblokiran DNS tidak menjamin semua iklan hilang dan bukan pengganti keamanan endpoint.
Bandingkan dengan cara pasang Pi-hole di STB Armbian untuk memahami pilihan lain. Pi-hole dan AdGuard Home memiliki pendekatan serta antarmuka berbeda; jangan menganggap semua fitur atau hasilnya identik.
Uji dan rawat
Uji dari beberapa perangkat, lihat log, dan pastikan situs penting tetap terbuka. Sediakan akses ke router atau DNS cadangan jika STB harus dimatikan. Perbarui Armbian dan AdGuard Home berdasarkan dokumentasi resmi, simpan konfigurasi, dan pantau ruang penyimpanan serta suhu STB.