Cara Pasang Jellyfin di STB Armbian dengan Docker

STB yang menjalankan Armbian dapat dipakai sebagai server film rumahan. Dengan Jellyfin, file video disimpan di satu perangkat lalu diputar dari TV, HP, atau laptop melalui jaringan rumah. Ini membantu mengurangi kebutuhan menyimpan salinan film di setiap ponsel.
Sebelum memasang, pastikan Docker sudah berjalan dan STB memiliki penyimpanan yang cukup. Penyimpanan internal STB sering terbatas, sedangkan koleksi video cepat membesar. Lebih aman menaruh library di USB atau hard disk yang stabil, lalu gunakan konfigurasi yang jelas agar data Jellyfin tidak hilang saat media dilepas.
Siapkan folder dan container Jellyfin
Buat folder untuk konfigurasi, cache, dan media, misalnya jellyfin/config, jellyfin/cache, serta media. Pisahkan folder konfigurasi dari folder film. Konfigurasi menyimpan data server dan pengaturan pengguna, sedangkan folder media berisi file yang akan dipindai.
Dokumentasi Jellyfin menyediakan image resmi jellyfin/jellyfin untuk beberapa arsitektur. Contoh Compose resminya memetakan port 8096 TCP dan 7359 UDP, serta memasang volume /config, /cache, dan /media. Pada STB, sesuaikan path host dengan lokasi sebenarnya dan pertimbangkan memasang media sebagai read-only agar container tidak mengubah file film.
Contoh dasar docker-compose.yml:
services:
jellyfin:
image: jellyfin/jellyfin:latest
container_name: jellyfin
ports:
- "8096:8096"
- "7359:7359/udp"
volumes:
- ./config:/config
- ./cache:/cache
- /mnt/media:/media:ro
restart: unless-stopped
Ganti /mnt/media dengan path folder film yang benar-benar terpasang di STB, lalu buat folder config dan cache di lokasi tempat file Compose disimpan.
Jalankan docker compose up -d dari folder yang berisi docker-compose.yml. Setelah container aktif, buka browser dari perangkat di jaringan yang sama dengan alamat http://IP-STB:8096. Ganti IP-STB dengan alamat lokal STB, bukan alamat internet.
Tambahkan library dan hubungkan client
Ikuti setup wizard untuk membuat akun administrator. Saat menambahkan library, pilih jenis konten yang sesuai, lalu arahkan ke folder media di dalam container, misalnya /media/Film. Jangan memilih folder konfigurasi sebagai library karena isinya bukan koleksi video.
Setelah pemindaian selesai, pasang client Jellyfin pada TV, Android TV, HP, atau laptop. Semua perangkat harus berada di jaringan lokal yang dapat menjangkau STB. Masukkan alamat server secara manual jika autodiscovery tidak menemukan server. Port 8096 adalah HTTP bawaan; port 7359 UDP dipakai untuk penemuan client di jaringan lokal.
Jellyfin tidak wajib dibuka ke internet untuk penggunaan di rumah. Dokumentasinya memperingatkan bahwa membuka port langsung ke internet tidak disarankan. Jika ingin akses dari luar rumah, gunakan rancangan keamanan seperti VPN atau reverse proxy yang dipahami, bukan sekadar meneruskan port router.
Perhatikan kemampuan STB
STB berspesifikasi rendah mungkin mampu melayani satu atau beberapa pemutaran direct play, yaitu client memutar format yang sudah kompatibel tanpa konversi berat. Transcoding mengubah video atau audio secara langsung dan dapat membebani CPU, terutama jika beberapa orang menonton bersamaan atau subtitle harus dibakar ke gambar.
Pilih file dengan codec dan resolusi yang umum untuk client TV atau HP. Jika video tersendat, uji pemutaran lokal, periksa penggunaan CPU dan suhu STB, lalu kurangi kualitas atau jumlah stream. Jangan menganggap semua STB mendukung hardware transcoding hanya karena memakai Armbian; dukungan driver dan konfigurasi perangkat perlu diverifikasi per model.
Untuk langkah Docker yang menjadi prasyarat, sahabat dapat membaca cara install Docker di STB Armbian. Setelah server stabil, buat backup folder konfigurasi dan pastikan media tetap terbaca setelah STB reboot.