Cara Pasang Samba di STB Armbian Jadi Server File

Pahami rancangan sebelum memasang
Samba menjadikan STB Armbian sebagai server file melalui protokol SMB. Ini cocok untuk berbagi film, foto, dan dokumen di LAN rumah, bukan pengganti Nextcloud atau layanan sinkronisasi cloud. Klien membaca atau menulis file yang sama di HDD; tidak ada sinkronisasi otomatis ke banyak perangkat saat STB mati.
Gunakan alamat IP lokal STB yang stabil, misalnya melalui reservasi DHCP di router. Siapkan backup konfigurasi sebelum mengubahnya. Kesalahan kecil pada /etc/fstab dapat membuat sistem gagal memasang disk saat boot, jadi catat UUID dan uji perubahan dengan teliti.
Pasang HDD dan Samba
Mount EXT4 dengan UUID
Colokkan HDD, lalu cari partisinya memakai lsblk -f atau blkid. Buat titik mount, misalnya /srv/data, kemudian pasang sementara dan periksa isinya. Tambahkan UUID partisi EXT4 ke /etc/fstab, bukan tebakan nama seperti /dev/sda1, karena urutan perangkat dapat berubah. Contoh konsepnya:
UUID=UUID_DISK /srv/data ext4 defaults,nofail 0 2
Ganti nilai contoh dengan UUID sebenarnya. Jalankan mount -a dan pastikan tidak ada pesan kesalahan sebelum reboot. Simpan salinan fstab sebelumnya.
Pasang paket Samba memakai pengelola paket Armbian atau Debian, lalu simpan /etc/samba/smb.conf. Buat folder share dan pastikan akun Linux yang akan mengaksesnya memiliki izin filesystem. Samba tidak dapat memberikan hak yang melampaui izin Linux.
Pilih publik atau aman
Untuk ruang publik sementara, share dapat memakai guest ok = yes, tetapi siapa pun di LAN berpotensi membaca atau menulis sesuai izin folder. Pilihan lebih aman adalah akun khusus. Buat akun Linux tanpa shell login, lalu daftarkan kata sandinya dengan smbpasswd -a namauser. Di smb.conf, gunakan valid users = namauser, tetapkan path, dan pilih read only = no hanya bila memang perlu menulis.
Setelah mengedit, jalankan testparm, lalu restart layanan Samba. Jika distribusi memakai firewall, izinkan layanan Samba hanya pada jaringan rumah. Jangan membuka atau meneruskan port 445 ke internet. SMB sebaiknya tetap LAN dengan kredensial yang kuat.
Sambungkan dan atasi masalah
Di Windows, masukkan \\IP-STB\NamaShare pada File Explorer. Android dan TV memerlukan aplikasi atau pemutar yang mendukung SMB; isikan IP, nama share, nama pengguna, dan kata sandi. Jika muncul Access denied, cek tiga lapis: akun Samba, valid users, lalu izin pemilik dan grup pada folder Linux. Pastikan HDD benar-benar ter-mount; share kosong sering berarti titik mount gagal dan yang terbaca justru folder lokal.
Untuk panduan layanan cloud yang berbeda, baca cara pasang Nextcloud di STB Armbian. Backup data tetap wajib karena RAID atau Samba bukan pengganti backup.
Saat menguji dari klien, gunakan satu perangkat lebih dahulu. Setelah berhasil, barulah tambahkan laptop, ponsel, atau TV lain agar sumber masalah tetap mudah dilacak.