
Cara Cek Fakta Hoaks dengan Bantuan AI
AI dapat mempercepat pencarian konteks, tetapi jawabannya bukan bukti kebenaran. Model bisa salah membaca gambar, mengarang rujukan, atau mengulang klaim yang sedang viral. Karena itu, gunakan AI sebagai asisten untuk menyusun pertanyaan dan menemukan jejak awal; keputusan akhir harus bertumpu pada sumber primer, tanggal, dan bukti yang bisa diperiksa.
Ubah unggahan menjadi klaim yang bisa diuji
Salin teks unggahan tanpa komentar emosional. Pecah menjadi pertanyaan: siapa yang disebut, apa peristiwanya, di mana, kapan, dan angka apa yang diklaim. Minta AI mengekstrak klaim serta daftar istilah pencarian, bukan langsung memberi label “benar” atau “palsu”. Tandai bagian yang tidak memiliki waktu atau lokasi jelas sebagai ‘perlu dicek’ sampai ada bukti.